Home » » Imam Besar FPI, Bersalah atau Dipersalahkan?

Imam Besar FPI, Bersalah atau Dipersalahkan?

Written By Radio HizFm on Sabtu, 21 Januari 2017 | Sabtu, Januari 21, 2017




Polda Jabar mengirimkan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) ke Kejaksaan Tinggi Jawa Barat. Apakah status hukum Rizieq Shihab meningkat dari saksi ke tersangka?
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Yusri Yunus saat dihubungi Kamis (19/1/2017) mengatakan statusnya masih terlapor. SPDP tersebut, kata Yusri, dikirimkan hari Senin 16 Januari 2017. Penyidik akan menjadwalkan gelar perkara pekan depan.
Sementara itu, Kajati Jabar Setia Untung Ari Muladi mengatakan kejaksaan meneliti SPDP itu melalui jaksa peneliti atau jaksa P15. Jaksa peneliti memiliki waktu 14 hari untuk meneliti untuk melihat secara formil dan materilnya.
Sementara itu, Kapolda Jabar Irjen Anton Charliyan mengatakan pihaknya tengah melengkapi berkas penyidikan. Dan pihaknya berharap Riziq akan dijadikan tersangka pada pekan depan.
Habib Rizieq dilaporkan ke polisi oleh Sukmawati Soekarnoputri atas dugaan penodaan terhadap lambang negara lewat barang bukti sebuah video ceramah di Kota Bandung.
Rizieq menyatakan tidak melakukan penghinaan dan penodaan terhadap Pancasila. Menurut dia, laporan Sukmawati Soekarnoputri terhadap dirinya ke Polda Jawa Barat adalah mempersoalkan tesisnya yang membahas mengenai Pancasila.
Rizieq mengaku, tesisnya yang berjudul "Pengaruh Pancasila terhadap Syari'at Islam di Indonesia", memuat kritikan terhadap usulan dari Sukarno. Namun dia membantah bila disebut telah menghina Pancasila sebagai dasar negara.
Sementara itu, Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah mengaku tidak mengerti dengan tindakan penegak hukum yang menaikkan status kasus yang melibatkan Imam Besar Front Pembela (FPI), Rizieq Shihab, ke tingkat penyidikan. Sementara yang bersangkutan tidak menyandang status sebagai tersangka.
Gedung DPR, Jakarta, Jumat (20/1/2017) Fahri menuturkan, apabila polisi mengatakan status tersangka Rizieq hanya soal waktu namun kasus sudah masuk ke tahap penyidikan berarti penegak hukum telah meramal sebuah kasus.
Ditegaskannya, tidak boleh polisi menentukan naiknya sebuah kasus dengan berdasarkan ramalan semata. Fahri pun meminta agar polisi dalam menangani kasus yang menimpa Rizieq Shihab dengan transparan. Diharapkannya, agar ada kepastian hukum dan semua acuan penetapan penyidikan sampai tersangka berdasarkan bukti bukan ramalan.
Jamak diketahui, kasus yang menimpa Habib Riziq Syihab dinilai terlalu dipaksakan. Tuduhan yang tak berdasar serta pengusutan yang tidak wajar membuat kusut benang penegakan hukum. Apakah benar bersalah atau sengaja dipersalahkan?
Sampaikan opini dan tanggapan anda dalam Hot Isyu Assalamualaikum Indonesia

1 komentar:

LIVE YOUTUBE HIZFM

Total Tayangan Halaman